Minggu, 13 Desember 2009

oleh T. S.Frima

Saya tidak tahu kenapa saya tidak bisa melupakan Dia, seperti saya tidak bisa melupakan Bu Guru Itu. Bu Guru Itu adalah orang pertama yang sudi menghampiri saya. Bu Guru Itu satu-satunya orang yang pernah benar-benar membuat saya gila. Makanya gak mungkin lupa, kan. Tapi Dia? Saya justru pernah begitu membenci Dia. Sekarang sih sudah bisa memaafkan.
Rasa penasaran yang menggangu. Kok gak bisa lupa sih? Butuh satu tahun bagi saya untuk menggali ingatan tentang Dia, seperi butuh satu tahun bagi saya untuk melepaskan diri dari bayang-bayang Bu Guru Itu. Sepertinya semua kenangan tentang Dia sudah terhanyutkan ke sungai Indragiri, bersama bundelan catatan harian.
Selewat satu tahun, setelah bosan minum suplemen otak, makan daun pegagan*, menung di kamar gelap, dan membenturkan kepala ke dinding setiap mau tidur, akhirnya saya tahu. Atau tepatnya ‘saya ingat’. Dia tak terlupakan karena…, karena Dialah yang petama kali membuat saya merasakan hal itu.



“Memangnya, ia membuat kamu merasakan apa?”, tanya pacar saya, di ruang tamu kontrakan yang sedang kosong.
Mendung di luar.
“Rahasia dong….”, kata saya.
“Aih…!!! Curang! Cerita sampai selesai dong. Penasaran nih...”, rengeknya seperti bayi.
“Lho, terserah dong…. Wek!” Saya melet.
“Oke,” katanya sambil mengerling. “Apa Dia juga bisa membuat kamu merasakan ini?” katanya sambil menerkam saya.


Dan saya merasakan hal itu lagi.
Saya tahu sekarang, saya tidak akan pernah bisa melupakan Dia.


Yoh Asakura, bikinan sendiri :)

18 april 2009 (10:07), kasur dekat jendela kamar depan, Padang.
12 desember 2009 (18:20), tempat oski, Padang
kakinya catatan:-----------------------------------------------------------------------------------------------



Puyeng banget akhir-akhir ini. Tugas kuliah yang non-stop, kerjaan yang keteter, BEM Fakultas yang mau habis masa jabatan, Organizing Committee International Symposium yang gak juntrung sistemnya, dan, tentu saja, manusia disekitaran yang suka nambahin beban hidup (halah!). Merekalah setitik diantara selaksa musabab kepuyengan saya.

Tapi biarpun puyeng, tetap bersemangat posting, dalam rangka berbagi cerita sama umat manusia sado alahnyo... :)



Fiksi Mikro kali ini, gak pake unsur horor, sodara-sodari. Tidak ada yang mati. Justru ada yang tetap hidup abadi... yaitu kenangan akan sebuah rasa penuh sensasi...

*ngelantur. efek puyeng*

Ini cerita sengaja dipilih buat posting sekarang (setelah diedit sekidit) karena lagi kangen kebab.

*gak ada hubungannya*



Curhat dikit:

Tadi rapat bidang di PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa) lantai 2. Tanpa snack, tanpa joke, tanpa anggota yang mencukupi (cuma 5 dari 13 orang yang hadir). Masih pula harus ditambah bumbu pertengkarang saling bentak plus adegan gebrak meja. Nuansanya tak enak. Saya minta teman-teman narik nafas dulu. Tapi keliatannya kurang efektif. Masih saja ada yang menggrundel-grundel (bahasa mana sih, ini?), bahkan setelah kami pindah tempat, ke lokasi yang lebih nyaman. Sungguh saya puyeng kuadrat.



Dan begitulah saya pulang dengan loyo. Online, lalu posting Fiksi karena ingin sedikit melupakan dunia fakta.



Setelah dilihat-diraba-ditrawang, baru saya sadar: ternyata sempai Clara dari DuniAkura ngasih award. Seneng deh. Sangat membantu dalam mengobati puyeng otak dan puyeng hati (emang ada gitu?) yang tengah melanda ini. Saya pajang dulu nih.




Terimakasihsayang banyak sekali buat sempai Clara. semoga sering-sering ngasih award :)

Award ini nanti akan saya timpuk-kan ke teman-teman lain. Tapi nanti...

Sekarang saya mau mendinginkan kepala dulu.

Boleh kan?
Categories:

16 komentar pembaca :

-Gek- mengatakan...

Boleh dounk.. sini ku kirimkan ice cube, Rakun?

cerpennya ini ngomongin gek ya..
(*gampar)

hihih, ge er banget jadi ibu guru.. ;)

Clara mengatakan...

seumur" ikut aktif di kegiatan mahasiswa belom pernah deh keknya yg namanya rapat sampe gebrak" meja...paling banter gontok"an aja dah XD

sepppp~ dilempar ke yang lain ya Ra-kun
thx udah di pajang ^^

fanny mengatakan...

selamat utk awardnya. dinginin kepalanya di kulkas aja ya. hahahha

Itik Bali mengatakan...

Pasti bu Gurunya itu cantik sekali ya
sampe ke bayang-keinget2 terus
he.he

Selamat buat awardnya ya..

EpiQ mengatakan...

Bu Guru dan pacar sepertinya cuma numpang lewat aja.
Sebenarnya ini tentang Dia kan?

aaSlamDunk mengatakan...

wah ceritanya....
diterkam sama dia ya hehehe...

kalo rapat BEM belum pernah, kalo rapat RT sering, tapi isinya cuma tidur aja hehehehe

betewe itu gambar sendiri kah?
keren juga

Rian Ra-Kun mengatakan...

@gek:
mana es nya...? @_@

@Cla:
oke bu :)

@Itik Bali:
bukan soal itu =_=

@Epi apa delo:
kebalik de..
yang numpang lewat bu guru dan Dia...

@Slam:
iya bos, gambar pake pensil trus disepidolin :)

tuteh mengatakan...

Bu Guru Itu pasti menyentuh sanubari (jijik ya bahasa gue :p) paling dalam ampe nggak bisa dilupakan tuh... hehehehe. Btw penge tau apa 'RASANYA' sih? ;))

Congrats buat award2nya ya...

LKMM BEM Fakultas Sastra Unand mengatakan...

selamat atas awardnya...
waktu LKMM juga dapt award sebagai instruktur cowok terfavorit kan?

Unofficial Drama Class mengatakan...

fiksi mikro yang penuh keambiguan.
rasanya sih begitu.

EpiQ mengatakan...

uw...prikitiuw...

waktu anonim pake Delo ko..
skrg uda pake account sndiri..he2..
epi pggiln rmh..

Liza Angreini mengatakan...

koq aq ga di tag yan... =(
huhu...

oy,, aq agak rancu dgn kalimat mu yg ini...
"manusia disekitaran yang suka nambahin beban hidup"

apa qmu berfikir smw org yg ada dskitar qmu cm nyusahin qmu y yan??

erlin mengatakan...

jujur...lebih menarik footnote ny dibanding fiksinya,,,
coz kata2ny mang bikin ragu n bingung,,,,ngungngungngung...=) ^.^v
tp semangt trus y bg,,,kan dah da yg ngasih award...=)
(ini cuma coment dari org yang masih hambar dgn sastra)

kesehaRian Ra-Kun mengatakan...

@tuteh:
rasanya melangit, tut :)
thanx ya :)

@LKMM:
hihih ^_^

@Kelas:
sengaja dbikin geje :p

@liza:
jangan su'udzon... :)
kamu ditag kok :)

@erlin:
iyah :)
thanx :)
sering2 mampir ya ^_^

Elsa mengatakan...

boleh kok boleh... kepalanya dikompres pake es aja. biar dinginnya lebih cepet

Edo mengatakan...

alo riaaaan...,

baa kabanyo padang...,

sibuk bana bantuaknyo....,


salam yo..,

la lamo ndak ngeblog wak...., ^^