Jumat, 11 Desember 2009

oleh T.S Frima


'Yang membuat saya percaya bahwa dunia ini punya sisi keindahan adalah Ibu Guru Itu, wanita yang mau mengajari saya dengan kasih sayang. Yang membuat saya percaya bahwa tidak semua laki-laki itu busuk adalah Dia, perempuan yang mau medengarkan dan mencurahkan perhatian pada saya. Yang membuat saya tau bahwa mereka berdua telah berbohong pada saya adalah Pacar saya, betina yang haus darah.

Ibu guru itu, Dia, dan Pacar saya; bertiga mereka telah membunuh saya pelan-pelan dengan semua yang mereka katakan. Tapi saya memutuskan untuk membunuh mereka cepat-cepat, dengan menebas kepala mereka satu-satu sekencang yang saya mampu. Dengan begitu mereka tidak perlu menderita lama-lama, seperti yang selama ini saya rasakan.
Kepala mereka saya simpan di kamar.'
-

Demikian sepucuk surat yang tergenggam di tangan mayat seorang gadis belia. Warga menemukannya tergantung di gebrang sebuah asrama putri yang tersohor. Polisi menemukan tiga buah kepala dalam lemari es di kamar asrama si Gadis.
***

Categories:

25 komentar pembaca :

fanny mengatakan...

selamat utk awardnya. dinginin kepalanya di kulkas aja ya. hahahha

Itik Bali mengatakan...

Pasti bu Gurunya itu cantik sekali ya
sampe ke bayang-keinget2 terus
he.he

Selamat buat awardnya ya..

EpiQ mengatakan...

Bu Guru dan pacar sepertinya cuma numpang lewat aja.
Sebenarnya ini tentang Dia kan?

aaSlamDunk mengatakan...

wah ceritanya....
diterkam sama dia ya hehehe...

kalo rapat BEM belum pernah, kalo rapat RT sering, tapi isinya cuma tidur aja hehehehe

betewe itu gambar sendiri kah?
keren juga

Rian Ra-Kun mengatakan...

@gek:
mana es nya...? @_@

@Cla:
oke bu :)

@Itik Bali:
bukan soal itu =_=

@Epi apa delo:
kebalik de..
yang numpang lewat bu guru dan Dia...

@Slam:
iya bos, gambar pake pensil trus disepidolin :)

tuteh mengatakan...

Bu Guru Itu pasti menyentuh sanubari (jijik ya bahasa gue :p) paling dalam ampe nggak bisa dilupakan tuh... hehehehe. Btw penge tau apa 'RASANYA' sih? ;))

Congrats buat award2nya ya...

Kelas Drama I mengatakan...

fiksi mikro yang penuh keambiguan.
rasanya sih begitu.

EpiQ mengatakan...

uw...prikitiuw...

waktu anonim pake Delo ko..
skrg uda pake account sndiri..he2..
epi pggiln rmh..

Liza Angreini mengatakan...

koq aq ga di tag yan... =(
huhu...

oy,, aq agak rancu dgn kalimat mu yg ini...
"manusia disekitaran yang suka nambahin beban hidup"

apa qmu berfikir smw org yg ada dskitar qmu cm nyusahin qmu y yan??

erlin mengatakan...

jujur...lebih menarik footnote ny dibanding fiksinya,,,
coz kata2ny mang bikin ragu n bingung,,,,ngungngungngung...=) ^.^v
tp semangt trus y bg,,,kan dah da yg ngasih award...=)
(ini cuma coment dari org yang masih hambar dgn sastra)

Elsa mengatakan...

boleh kok boleh... kepalanya dikompres pake es aja. biar dinginnya lebih cepet

Ndha Cinta Bio mengatakan...

seram....

Echi Luthu Tjuga mengatakan...

menakutkan ma bng...!!!

Haryati 'ciimaLano' mengatakan...

ngeriii m yan....

Yane Robbie Wibowo mengatakan...

kreeeen...!!!

Faradinda Rachman mengatakan...

bnrn ada crtny??

Muhammad Adek mengatakan...

Wah.. Pendek skali. Lbh pndek plis?

Andriani Mutia mengatakan...

Buatan sndri yan?

kesehaRian Ra-Kun mengatakan...

@ara-chan:
kan udah aku tulis (sebuah fiksi mikro)...

@yane:
makasih kak :)

@adek:
itu ukuran fiksi mikro yang saya sanggup buat, pak.
belum mapu buat yang lebih pendek..

@mutia:
buatan berdua, bareng hantunya anak gadis itu.

Muhammad Adek mengatakan...

Ayo master..
Kembangkan..
Temanya gk horor aja kn?

Andriani M mengatakan...

Huaaa.. Tidaaak.. Msa breng hantu?! Dsar qmu yan..

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

baca lagi jadi serem

Sii Isni mengatakan...

Flash fiction yang paling mengerikan yang pernah aku baca. Sadiiiiiiiiiiiiis. Hiks hiks. :'(

novi saja mengatakan...

oh my god!

sembunyikan silet, cutter, gunting, dan pisau. sebelum pacar anda melakukan yanng sama!

Sue.. mengatakan...

>>
ide nya ajaib..